Selong, ajpindonesia.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat komitmen literasi keuangan di sektor pendidikan. Melalui program edukasi “Guruku Investor Saham,” BEI berkolaborasi dengan SMKN 2 Selong untuk membekali 96 guru sebagai Duta Investor yang cerdas dan bertanggung jawab, pada Senin, (30/09/2025).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis BEI untuk menciptakan multiplier effect di masyarakat. Pendidik dinilai sebagai figur sentral yang paling efektif dalam menyalurkan pemahaman investasi yang aman dan terpercaya kepada lingkungan terdekat.
BEI menegaskan bahwa pemilihan guru sebagai target utama adalah strategi untuk memastikan pertumbuhan jumlah investor di NTB sejalan dengan peningkatan kualitas pemahaman pasar modal. Guru diharapkan dapat menjadi teladan finansial dan mentor bagi para siswa, sekaligus membentengi mereka dari tawaran investasi ilegal.
“Guruku Investor Saham adalah program dari Bursa Efek Indonesia untuk meningkatkan kesadaran dan inklusi keuangan di Indonesia. Pemilihan Guru sebagai sasaran program diharapkan membawa dampak yang berkelanjutan bagi perkembangan pasar modal Indonesia. Garda terdepan pendidikan kita adalah Guru, dengan demikian dukungan Guru dalam memberikan literasi kepada murid dari waktu ke waktu akan mengakselerasi pertumbuhan pasar modal lebih cepat, sehingga Pasar Modal Indonesia dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia kedepannya” Kata arta selaku pemateri
Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini dirancang sangat praktis. Para guru dibekali panduan teknis membuka rekening efek dan analisis saham sederhana, didukung studi kasus tentang potensi saham di pasar modal, sesuai dengan materi yang dibagikan.
Dukungan Penuh dari Pihak Sekolah
Kolaborasi ini menegaskan komitmen SMKN 2 Selong untuk selalu berinovasi. Sekolah berharap, 96 guru peserta ini dapat menjadi penggerak utama yang menyebarluaskan literasi investasi yang sehat, sehingga seluruh civitas akademika dapat berpartisipasi aktif dan aman dalam pertumbuhan pasar modal nasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi strategis antara BEI dan dunia pendidikan kejuruan.


